NGAOS ALHIDAYAH

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 30 Mei 2025

Musyawarah Takmir Masjid Baiturrohman Wedoro Bahas Persiapan Idul Adha 1446 H/2025 M

 




Musyawarah Teknis Pelaksanaan Qurban 1446 H di Masjid Baiturrohman Wedoro Sukses Digelar 

 

Wedoro, 31 Mei 2025 – Sebagai persiapan menyambut Idul Adha 1446 H, Panitia Qurban Masjid Baiturrohman Wedoro menggelar musyawarah teknis pelaksanaan dan pembagian tanggung jawab pada Sabtu malam (30/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan proses penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban berjalan lancar, aman, dan lebih berkualitas dibanding tahun sebelumnya. 

 

 Pembukaan dan Peserta Musyawarah 

Musyawarah dibuka tepat pukul 20.00 WIB oleh Ust. M. Ujeb selaku Ketua Nadzir, yang memimpin pembacaan Surat Al-Fatihah. Acara dihadiri oleh 25 anggota panitia, 3 perwakilan takmir masjid, serta 2 orang panitia qurban inti. Sekretaris Masjid Baiturrohman Wedoro, Bapak Muchammad Pawi, memimpin jalannya musyawarah dengan menekankan pentingnya evaluasi tahun sebelumnya sebagai acuan perencanaan. 

 

 Laporan Update Hewan Qurban dan Evaluasi Tahun Lalu 

Ketua Panitia Qurban, Sdr. Heni Hariyanto, menyampaikan laporan terkini jumlah hewan qurban yang telah masuk serta memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan tahun 1445 H. Beberapa poin kritis yang menjadi sorotan antara lain: 

- Keamanan daging qurban untuk menjaga kualitas distribusi. 

- Struktur panitia yang perlu diperkuat agar lebih efisien. 

- Kebersihan lokasi selama proses penyembelihan hingga pembagian. 

 

 Teknis Pelaksanaan dan Pembagian Tugas 

Muchammad Pawi selaku pemandu musyawarah menjelaskan detail teknis pelaksanaan, meliputi: 

1. Tahapan Proses Qurban: 

ü  Waktu pelaksanaan (pra-pemotongan, pemotongan, pengolahan, hingga pembagian).

ü  Perlakuan terhadap kulit hewan qurban. 

ü  Standar kebersihan dan keamanan selama kegiatan. 

 

2. Tanggung Jawab Koordinator Lapangan: 

ü  Pengawas Umum: Memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.  

ü  Tim Penerimaan Hewan: Pendataan dan pengecekan hewan qurban. 

ü  Tim Pemotongan & Pengulitan: Bertanggung jawab atas proses penyembelihan yang sesuai syariat.

ü  Tim Pencatatan & Pembagian Daging: Memastikan distribusi merata dan tercatat dengan baik. 

ü  Tim Logistik: Penyediaan peralatan dan kebutuhan pendukung.

ü  Tim Keamanan: Mengatur lalu lintas dan keamanan lokasi. 

 

 Penutup 

Setelah diskusi dan tanya jawab, musyawarah ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Takmir Masjid Baiturrohman, Ust. M. Ghufron, tepat pukul 21.30 WIB. 

 

Dengan persiapan yang matang, Panitia Qurban Masjid Baiturrohman Wedoro berkomitmen menjadikan ibadah qurban tahun ini lebih tertata, higienis, dan bermanfaat bagi seluruh jamaah. 

 

*#QurbanBerkualitas #IdulAdha1446H #MasjidBaiturrohmanWedoro*



DOKUMEN FOTO 







LAPORAN HASIL EVALUASI

PELAKSANAAN PEMOTONGAN DAN PEMBAGIAN QURBAN TAHUN 2024

MASJID BAITURROHMAN WEDORO

 

 I. Pendahuluan 

Pelaksanaan pemotongan dan pembagian hewan qurban pada Idul Adha 1445 H / 2024 M di Masjid Baiturrohman Wedoro telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa kendala yang perlu dievaluasi untuk perbaikan di tahun berikutnya. Berikut adalah laporan hasil evaluasi beserta usulan dari peserta musyawarah. 

 

II. Permasalahan yang Ditemukan 

 

1. Undangan Panitia Salah Kirim 

ü  Terjadi kesalahan pengiriman undangan kepada beberapa calon panitia, sehingga beberapa orang tidak hadir dalam rapat koordinasi. 

ü  Solusi: Perbaiki data kontak dan konfirmasi ulang sebelum mengirim undangan. 

 

2. Kehilangan Satu Kelamin Kambing dan Satu Kepala Kambing Qurban 

ü  Ada laporan kehilangan bagian hewan qurban yang seharusnya tidak terjadi.

ü  Solusi: Penempatan logistik di tempat yang lebih aman dan memperketat keamanan selama proses hingga selesai   

 

3. Distribusi Daging Masih Ada yang Terlewat 

ü  Beberapa warga yang berhak menerima daging qurban tidak mendapat bagian karena kesalahan pendataan. 

ü  Solusi: Verifikasi ulang daftar penerima sebelum hari H dan sistem cross-check setelah distribusi. 

 

4. Komposisi Struktur Panitia 

ü  Beberapa divisi panitia disorot hanya dari satu kalangan tertentu 

ü  Solusi: Rekrut relawan dan petugas secara merata sesuai kemampuan. 

 

5. Pengadaan Petugas Kebersihan 

ü  Kebersihan area pemotongan kurang maksimal karena petugas kebersihan kurang menjadi perhatian. 

ü  Solusi: Menambah jumlah petugas kebersihan atau bekerja sama dengan karang taruna setempat. 

 

6. Perlakuan terhadap Kulit Hewan Qurban 

o   Kulit hewan qurban belum dimanfaatkan secara optimal dan penyimpanannya kurang tertata. 

o   Solusi: Perlu diskusi lebih lanjut tentang perlakuan terhadap kulit hewan qurban. 

 

 

 

 

 III. Usulan dari Peserta Musyawarah 

 

1. Ongkos Petugas Penyembelih Ditiadakan (Usulan Cak Dahilin) 

o   Alasan: Sebagai bentuk ibadah, sebaiknya petugas penyembelih tidak menerima upah. 

o   Catatan: Perlu diskusi lebih lanjut karena sebagian panitia menganggap perlu apresiasi berupa uang transport. 

 

2. Penjagaan Hewan Qurban H-1 Digilir (Usulan Cak Man) 

o   Sistem penjagaan bergilir antar petugas panitia untuk mengamankan hewan qurban sebelum disembelih. 

o    Implementasi: Buat jadwal petugas ronda dan libatkan lebih banyak warga. 

 

3. Penyembelihan Harus Memperhatikan Aturan Syariat (Usulan Cak Dahilin) 

o   Pastikan proses penyembelihan sesuai syariat (pisau tajam, menghadap kiblat, membaca bismillah, dll.). 

o   Tindakan: Memastikan petugas penyembelih sudah pernah mendapatkan pelatihan/arahan . 

 

4. Warga Tidak Mampu Dapat Bagian Lebih (Usulan Cak Yusuf) 

o   Prioritaskan distribusi daging kepada fakir miskin dan yatim sebelum warga lainnya. 

o   Mekanisme: Data warga kurang mampu diperbarui sebelum qurban. 

 

  IV. Rekomendasi untuk Tahun Depan 

1. Membuat SOP ( standar operasional prosedur) pelaksanaan qurban yang lebih rinci. 

2. Memperbaiki sistem pendataan penerima dan logistik. 

3. Meningkatkan koordinasi antarpanitia dan warga. 

4. Sosialisasi lebih awal tentang peran serta masyarakat. 

 

V. Penutup 

Semoga evaluasi ini menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan qurban tahun depan sehingga lebih lancar, adil, dan sesuai syariat. 






PANDUAN TEKNIS DAN TANGGUNG JAWAB PANITIA PEMOTONGAN

DAN PEMBAGIAN HEWAN QURBAN

MASJID BAITURROHMAN WEDORO TAHUN 2025 M/1446 H

 

 I. Pendahuluan 

Kegiatan pemotongan dan pembagian hewan qurban memerlukan perencanaan yang matang untuk memastikan proses berjalan lancar, sesuai syariat Islam, higienis, dan adil. Panduan ini mengatur tugas dan tanggung jawab masing-masing panitia. 

 

   II. Struktur Panitia dan Tanggung Jawab 

 1. Koordinator Pengawas Lapangan 

-  Tanggung Jawab: 

·         Mengawasi seluruh proses pemotongan dan pembagian sampai selesai 100%. 

·         Memastikan semua panitia melaksanakan tugas dengan baik. 

·         Menjadi penghubung antara panitia, penyembelih, dan penerima qurban. 

·         Memastikan kebersihan dan keamanan lokasi. 

 2. Tim Penerimaan dan Pendataan Hewan Qurban 

- Tanggung Jawab: 

·         Mencatat nama pequrban (Bin/Binti), jenis hewan, dan jumlahnya. 

·         Memeriksa kesehatan hewan (bebas dari penyakit, memenuhi syarat syar’i). 

·         Memberikan tanda pengenal pada hewan (misal: nomor atau nama pequrban). 

·         Memastikan hewan qurban kondisi nyaman, terpenuhi makan/minum (dimanjakan) sampai menjelang proses penyembelihan

 3. Tim Pemotongan 

- Tanggung Jawab: 

·         Menyiapkan alat pemotongan (pisau, tali, dll.) pisau dalam kondisi sangat tajam dan steril. 

·         Menanda tangani berita acara Pemotongan hewan Qurban

·         Memisahkan (memberikan penghalang satir) saat penyembelihan dari hewan lainnya yang belum disembelih

·         Memastikan penyembelihan sesuai syariat Islam (membaca basmalah, takbir, menghadap kiblat). 

 

 4. Tim Pengulitan dan Pemotongan Daging 

- Tanggung Jawab: 

-          Menguliti hewan dengan hati-hati agar daging tidak terkontaminasi.

-          Memisahkan jeroan, kepala, kaki dan daging dengan benar

-          Menimbang berat daging keseluruhan

-          Memotong daging menjadi bagian yang siap dibagikan dihitung dari jumlah daging keseluruhan dibagi jumlah penerima 

-          Memastikan kebersihan daging (hindari kontaminasi debu, lalat, dll.). 

 

 5. Tim Pencatatan dan Pembagian 

- Tanggung Jawab: 

·         Memastikan update data penerima sudah fix tidak ada yang tertinggal

·         Membagi daging secara adil (sesuai ketentuan: untuk pequrban, mustahiq, dll.).

·         Mencatat penerima daging qurban ( dokumen foto jika diperlukan untuk laporan). 

·         Memastikan pembagian merata, terutama kepada fakir miskin dan yang berhak. 

 

 6. Tim Kebersihan dan Limbah 

- Tanggung Jawab: 

·         Membersihkan lokasi sebelum, selama, dan setelah pemotongan. 

·         Mengelola limbah (darah, jeroan non-edible, kulit) dengan benar (dibuang atau dimanfaatkan). 

·         Menyediakan tempat sampah dan air bersih untuk cuci tangan. 

 

 7. Tim Logistik dan Perlengkapan 

- Tanggung Jawab: 

·         Menyediakan alat pemotongan, wadah daging (plastik/kantong),

·         Menyiapkan tenda, meja, dan sarana pendukung lainnya. 

·         Memastikan peralatan lain yang pinjam sudah dikembalikan semuanya

 8. Tim Keamanan 

- Tanggung Jawab: 

-          Mengamankan lokasi dari gangguan atau hal tidak diinginkan.  Terutama setelah hewan qurban diterima panitia sampai selesai pemotongan dan pembagian 100%

 

 III. Prosedur Teknis Pemotongan dan Pembagian 

 

 A. Waktu Pemotongan dan Pembagian Hewan Qurban 

1.      Mengingat Hari Raya Idul Adha tahun ini tepat pada hari jum’at. Dimohon efektifitas waktu menjadi pertimbangan utama Panitia dilapangan

2.      Seusai sholat Id, sesegara mungkin dimulai tahapannya tanpa menunggu Panitia lengkap 

3.      Breaktimes /Menghentikan kegiatan untuk menyiapkan sholat jum’at berjamaah   1 jam sebelum sholat jum’at ( jam : 10.30 WIB )

4.      Menugaskan Panitia Perempuan untuk menjaga lokasi selama breaktimes/istirahat/sholat

5.      Setelah sholat jum’at segera kembali ke lokasi untuk melanjutkan kegiatan sampai selesai 100%

B. Sebelum Pemotongan 

1.      Lokasi: Pastikan tempat pemotongan luas, bersih, dan jauh dari pemukiman (jika mungkin). 

2.      Alat: Siapkan pisau tajam, talenan, ember, sarung tangan, dan alas plastic/terpal. 

3.      Kesehatan Hewan: Pastikan hewan sehat dan memenuhi syarat (cukup umur, tidak cacat). 

 

C. Saat Pemotongan 

1. Penyembelihan: 

ü  Baca doa dan lakukan penyembelihan dengan cepat dan humanis. 

ü  Buatkan penghalang dari hewan qurban lainnya saat proses penyembelihan

ü  Pastikan hewan qurban benar-benar mati sebelum pengulitan. 

 

 

2. Pengolahan Daging: 

   - Pisahkan daging, tulang, dan jeroan dengan rapi. 

   - Cuci daging yang sudah dipotong sebelum dibagikan. 

 

 D. Setelah Pemotongan 

1. Pembagian: 

   - Daging dibagi sesuai bagian (pequrban, panitia, mustahiq). 

   - Kepala dan kaki kambing diberikan kepada Mudhohih. 

2. Pembersihan: 

   - Buang sisa-sisa organ yang tidak digunakan dengan cara yang higienis. 

   - Bersihkan area dengan disinfektan jika diperlukan. 

 

   IV. Keselamatan dan Kesehatan 

·         Gunakan sarung tangan dan masker saat memotong.

·         Hindari kontaminasi silang antara daging mentah dan lingkungan kotor. 

·         Sediakan P3K untuk antisipasi kecelakaan kecil (luka iris, dll.). 

 

   V. Dokumentasi dan Pelaporan 

·         Catat jumlah hewan, nama pequrban, dan penerima daging. 

·         Laporkan hasil qurban kepada takmir masjid atau lembaga penyelenggara. 

 


Minggu, 18 Mei 2025

MUSYAWARAH PERSIAPAN PELAKSANAAN SHOLAT IDUL ADHA DAN PEMOTONGAN/PEMBAGIAN DAGING QURBAN DI MASJID BAITURROHMAN WEDORO

 MUSYAWARAH PERSIAPAN HARI RAYA IDUL ADHA 1446 H DI MASJID BAITURROHMAN WEDORO 




Musyawarah Takmir Masjid Baiturrohman Wedoro Bahas Persiapan Idul Adha 1446 H/2025 M 

 Wedoro, 18 Mei 2025 – Takmir Masjid Baiturrohman Wedoro menggelar musyawarah persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M pada Ahad, 18 Mei 2025  Rapat dibuka tepat pukul 19.30 WIB oleh Sekretaris Takmir, Muchammad Pawi, dan dihadiri oleh pengurus masjid, Panitia Tabungan Qurban, Ketua RT 02 Bapak Sanuri, Kepala Dusun Wedoro Bapak Suparto serta anggota masyarakat. 

  Pembukaan dan Arahan 

Musyawarah dimulai dengan pembacaan Surat Al-Fatihah oleh Ketua Dewan Nadzir, Ust. M. Ujeb, yang sekaligus memberikan arahan. Beliau menekankan pentingnya menjaga niat dalam menjalankan tugas panitia semata-mata karena Allah SWT serta semangat dalam menyukseskan kegiatan qurban. 

  Laporan Panitia Qurban 

Ketua Panitia Tabungan Qurban Masjid Baiturrohman Saudara Heni Hariyanto melaporkan bahwa tahun ini terdapat 10 anggota yang berpartisipasi dalam tabungan qurban, terdiri dari: 

- 7 orang mendaftar qurban sapi kolektif. 

- 3 orang mendaftar qurban kambing. 

 Panitia telah menyiapkan 1 ekor sapi seharga Rp22.100.000 dan 3 ekor kambing seharga Rp9.950.000. 

  Usulan dan Pembahasan 

Beberapa usulan yang dibahas dalam musyawarah meliputi: 

1. Optimalisasi Lahan Parkir Masjid – Pemanfaatan lahan depan masjid untuk area parkir guna memudahkan jamaah. 

2. Sedekah/Jimpitan Qurban – Inisiatif untuk menambah jumlah daging qurban yang dibagikan kepada mustahik. 

  Persiapan Pelaksanaan Idul Adha 

- Petugas Sholat Id: Bilal oleh Saudara Huda dan Imam/Khotib oleh Ust. M. Ujeb. 

- Pemotongan & Pembagian Hewan Qurban: 

  - Jika Idul Adha jatuh pada Jumat, pemotongan tetap dilaksanakan hari itu dengan pengaturan waktu yang efektif. 

  - Jika belum selesai saat waktu Jumat, petugas laki-laki dapat sholat Jumat di lokasi atau digantikan petugas perempuan yang tidak wajib sholat Jumat. 

- Petugas Pemotongan & Pembagian tetap menggunakan tim tahun sebelumnya. 

  Tanggapan atas Usulan 

- Ust. Dani menyampaikan kekhawatiran bahwa program jimpitan qurban bisa mengurangi motivasi masyarakat untuk berqurban secara mandiri. 

- Bapak Samsul Rohman mengusulkan pembuatan pagar untuk tanah aset masjid. 

  Penutupan 

Musyawarah ditutup dengan doa oleh Ketua Takmir, Ust. Ghufron, pada pukul 21.30 WIB. Dengan semangat kebersamaan, panitia berkomitmen menyukseskan Idul Adha tahun ini demi kemaslahatan umat. 

 

#IdulAdha1446H #QurbanUntukUmat #MasjidBaiturrohmanWedoro 

 

*(Naskah & Editor: [Muchammad Pawi]

 

--- 

*Berita ini juga dapat diakses di https://masjidbaiturrokhmanwedoro.blogspot.com


Berita dalam Gambar